The Effectiveness of Reloud Model in Increasing Knowledge and Literacy of Health Reproduction’s Adolescents Based on Health Education in Samarinda City

Authors

  • Zulkifli Umar Administrasi Rumah Sakit, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • M. Ardan Administrasi Rumah Sakit, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • Dwi Riyan Ariestantia Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.51967/tanesa.v24i1.2408

Keywords:

Youth, Knowledge, Literacy, Reproductive Health, Health Education, Reloud

Abstract

Reloud aims to foster students' love for reading. Indonesian adolescent sexual reproductive health research states that 10% of those aged 15-24 have had premarital sex, used condoms (49% of women & 27% of men), had unwanted pregnancies 24%, knowing that their friends had abortions ( 23% of girls and 19% of boys) and 15% of them consume alcohol, this is influenced by various factors, one of which is the lack of information about adolescent reproductive health. Literacy in Indonesia is included in the low category (37.32%), so efforts to increase literacy are very urgent to be carried out as an effort to improve the quality of the Indonesian nation's resources. The target population in this study was health-based senior high school students in Samarinda City. The design of this study used a Quasi Experiment with a pre-posttest approach with a control group design. Samples were taken from as many as 3 (three) health-based schools in Samarinda city with a purposive sampling of 60 respondents. Characteristics of the dominant respondent are 16 years old (31.6%), female (65%), and in class X (38.3%). The results of data analysis on differences in the level of adolescent reproductive health knowledge obtained a p-value of 0.826 if no intervention was given, a p-value of 0.153 if given 1 (one) intervention, and a p-value of 0.001 if given 2 (two) Reloud interventions. Of the three groups that described the effectiveness of the Reloud intervention method, it occurred significantly in increasing adolescent knowledge related to reproductive health by a p-value of 0.031 so this method is one that can be applied to adolescents.

References

Afritayeni A, Yanti PD, Angrainy R. (2018). Analisis Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja Terinfeksi HIV dan AIDS. J Endur. 3(1), 69.

Aliyah, J., Satriyandari, Y., ST, S., Sri Wahtini, S. K. M., & Kes, M. H. (2020). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas (Doctoral dissertation, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta).

Ambarsari, P., Bharati, D. A. L., & Rusilowati, A. (2017). Pengembangan Instrumen Penilaian Unjuk Kerja pada Reading Aloud Text Recount Siswa SMP pada kurikulum 2013. Journal of Research and Educational Research Evaluation, 6(1), 10-18.

Aprinawati I. (2021). Penggunaan Model Peta Pikiran (Mind Mapping) Untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Wacana Siswa Sekolah Dasar. J Basicedu, 5(3),1683–8.

Ardan M, et. all. (2019). Pengaruh Metode Brainstorming Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kerja Bogkar Muat Tentang HIV dan AIDS di Pelabuhan Gorontalo. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 14(4), 327-331

Asbarin, Kumillaela, Sari DA. (2018). Peran Pendidikan Berbasis Pesantren Dalam Mewujudkan Indonesia Madani Di Era Globalisasi. J Tarbiyatuna, 3(2), 127–41.

Dewi, Antosa Z. (2020). Basic Literacy Skills Through The School Literacy Movement (GLS) At SDN 6 Pekanbaru. Jurnal PAJAR 4, 499–505.

Faswita W, Suarni L. (2018). Hubungan Pendidikan Seks Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja Putri di SMA Negeri 4 Binjai Tahun 2017. J JUMANTIK, 3(2), 28–45.

Gultom, D. M., & Sari, E. (2022). The Penyuluhan Kesehatan Tentang Perubahan Hormon Masa Pubertas Pada Usia Remaja di SMK Negeri 3 Padangsidimpuan: Sumatera Utara. Pengabdian Deli Sumatera, 1(1), 27-32.

Haidar, G., & Apsari, N. C. (2020). Pornografi pada kalangan remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 136.

Irianto, P. O., & Febrianti, L. Y. (2017, June). Pentingnya penguasaan literasi bagi generasi muda dalam menghadapi MEA. In Proceedings Education and Language International Conference (Vol. 1, No. 1).

Jamaluddin J, Jufri AW, Ramdani A, Azizah A. (2019). Profil Literasi Sains Dan Keterampilan Berpikir Kritis Pendidik IPA SMP. J Penelit Pendidik IPA, 5(1).

Jannah, M. (2017). Remaja dan tugas-tugas perkembangannya dalam islam. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(1).

Lestyoningsih IH. (2018). Implementasi Model Kesehatan Reproduksi Berbasis Masalah Pada Remaja Putri Di Indonesia Tahun 2018. J Berk Kesehat, 4(2), 47.

Muharrina, C. R., Yustendi, D., Sarah, S., Herika, L., & Ramadhan, F. (2023). Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 5(1), 26-29.

Nika V. (2020). Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Terhadap Keterampilan Membaca Nyaring Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas Iv Raden Intan Lampung. UIN Raden Intan Lampung

Prasrihamni, M., Zulela, Z., & Edwita, E. (2022). Optimalisasi penerapan kegiatan literasi dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal cakrawala pendas, 8(1), 128-134.

Purwo S. (2017). Peran Gerakan Literasi Sekolah Dalam Pembelajaran Kreatif-Produktif Di Sekolah Dasar. Karya Ilmiah Dosen,3(1), 5–24.

Rachmayanie R. (2017). Seks pra nikah sebagai problematika remaja sekolah menengah. Proceeding Semin dan Lokakarya Nas Revital Lab dan J Ilm Dalam Implementasi Kurikulum Bimbing Dan Konseling Berbas Kkni, pp.248-263.

Rahman FF, Ardan M, Johan H. (2020). Edukasi Konten Pornografi dalam Penggunaan Gadget di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Medika Samarinda. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(2), 60-64.

Rofi’ah, S. (2017). Efektivitas pendidikan kesehatan metode peer group terhadap tingkat pengetahuan dan sikap personal hygiene saat menstruasi. Jurnal Ilmiah Bidan, 2(2), 31-36.

Sudana D& EAA. (2016). Seminar Tahunan Linguistik 2018. Anal Bhs dari Sudut Pandang Linguist Forensik, (Setali), 724 hlm.

Supranto J. (2000). Statistik Teori dan Aplikasi. Jilid 1 Edisi 6. Jakarta: Erlangga.

Sutopo, B., Wasliman, I., Mulyanto, A., & Noval, S. R. (2022). Reading Culture Improvement Management To Improve Literature Quality. International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC), 3(5), 1897-1905.

Susilo, A. A., & Sofiarini, A. (2020). Peran Guru Sejarah dalam Pemanfaatan Inovasi Media Pembelajaran. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(2), 79-93.

Suswandari M. (2018). Membangun Budaya Literasi Bagi Suplemen Pendidikan Di Indonesia. J Dikdas Bantara, 1(1), 20–32.

Ufieta D, Wijayanti N. (2017). Importance of Mental Health Literacy As the Effort To Improve Society’s Life Quality. Semnas BAPPEDA Provinsi Jawa Teng, 1087–95.

Ustianingsih L, Riwayanti LP. (2016). Pengaruh Metode Reading Aloud Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Mahasiswa Jurusan Bahasa Jepang. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 3(2), 133-142.

Walujo DADI. (2017). Reposisi Guru dalam Peradaban Sekolah : Internalisasi Pendidikan Karakter dan Kompetensi Guru di Indonesia. J Pendidik Sains Sos dan Kemanus, 10(2), 151–64.

Yumnah S. (2017). Membudayakan membaca dengan metode read aloud. PANCAWAHANA J Stud Islam, 12(1), 84–90.

Downloads

Published

2023-06-25

How to Cite

Umar, Z., Ardan, M., & Ariestantia, D. R. (2023). The Effectiveness of Reloud Model in Increasing Knowledge and Literacy of Health Reproduction’s Adolescents Based on Health Education in Samarinda City. Buletin Poltanesa, 24(1), 115–120. https://doi.org/10.51967/tanesa.v24i1.2408

Issue

Section

Health Science